Informasi Lengkap Penangkapan Nanang Selembe Sumber Pontianak Post


PONTIANAK- Setelah dinyatakan buron oleh aparat kepolisian Resort Kota Pontianak, Nanang, pelaku utama kasus pembunuhan Putri Wulandari (16) akhirnya berhasil ditangkap aparat kepolisian, Rabu (2/4) pukul 04.00 di Tayan. Pelaku, sempat dinyatakan buron oleh pihak kepolisian sejak penemuan jazad Putri Wulandari, siswi Kelas I SMA Santun Untan di semak-semak antara Parit Tengkorak dan Parit Bugis, sekitar 150 meter dari Jl Arteri Supadio (Jl Ahmad Yani II) Sui Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (31/3) siang. Nanang diduga kuat sebagai pelaku utama kasus pembunuhan sadis itu.
Setalah diamankan, Nanang dibawa ke Polresta Pontianak untuk menjalani pemeriksaan. Saat diperiksa dia menggunakan jaket warna gelap, serta celana panjang warna coklat. Dalam pemeriksaan, remaja tanggung ini tampak santai tanpa beban. Bahkan ia juga sempat membeberkan rencana pembunuhan dan hubungan intim dengan korban sebelum akhirnya menghabisi nyawa korban menggunakan sangkur.

Menurut pengakuan Nanang saat diintrogasi, rencana pembunuhan atas pacarnya itu sejak Jumat malam. Ia merencanakan pembunuhan itu bersama Uc. Keesokan harinya, Nanang yang juga teman sekelas korban ini mengaku berencana menyetubuhi korban di toilet sekolah. Namun aksinya itu urung terjadi.

Sepulang sekolah, Nanang meminta korban untuk mengantarkan pulang ke Komplek Griya Korpri Kecamatan Sungai Raya Dalam Kabupaten Kubu Raya. Setelah itu Nanang bersama korban menghampiri Uc, dan ketiganya menuju lahan kosong yang berjarak 150 meter dari Jalan Ahmad Yani II (Jl Alteri Supadio). 

Di lahan kosong tersebut, Nanang membawa korban. Sementara Uc bertugas memantau situasi. Di semak-semak lahan kosong tersebut, Nanang menghabisi nyawa korban dengan menikam dada korban menggunakan sangkur. “Maaf sayang, ini untuk kebaikan kita berdua,” kata Nn. Sebelum menghabisi nyawa korban, Nanang mengaku sempat menyetubuhi korban.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Hariyanta membenarkan penangkapan terhadap Nanang. Dikatakan Hariyanta, Nanang ditangkap setelah aparat kepolisian melakukan pengembangan dari keterangan tersangka Uc, yang ditangkap di hari sebelumnya.Dari keterangan tersangka Uc tersebut, polisi melakukan pencarian hingga akhirnya berhasil mengamankan Nanang di Tayan sekitar pukul 04.00.wib. Tertangkapnya tersangka utama kasus pembunuhan itu, polisi akan mengkroscek keterangan dari kedua tersangka.
Menurut Hariyanta, sebelum dilakukan pemeriksaan di Mapolresta Pontianak, tersangka Nanang sempat dibawa ke lokasi (tempat eksekusi). Di lokasi, polisi kembali menemukan barang bukti berupa balok kayu yang diduga juga digunakan tersangka dalam menghabisi nyawa korban. Terkait dengan modus, Hariyanta mengatakan, pihaknya baru mengetahui apa modus tersangka setelah dilakukan pemeriksaan. “Untuk modusnya baru kita ketahui setelah kita lakukan pemeriksaan nanti. Sementara ini karena rasa sakit hati. Karena dinilai, korban mulai cemburu dengan tersangka, ” katanya.

Disinggung soal hasil otopsi, Hariyanta mengatakan, korban tewas akibat luka tusuk di bagian dada sebelah kanan. Luka tusukan itu tembus hingga punggung. “Hasil otopsi, korban tewas akibat tusukan benda tajam (sajam berupa sangkur) tepat di bagian dada hingga tembus ke belakang. Namun secara tertulis, kami masih menunggu dari pihak dokpol,” katanya.

Sementara itu, adanya dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh pelaku, Hariyanta mengaku belum ke arah sana. Dalam kasus ini, pihaknya hanya ingin mengetahui penyebab kematian korban. “Otopsi yang dilakukan hanya untuk mengetahui penyebab kematian korban saja. Kita tidak mengarah ke sana (dugaan pemerkosaan),” lanjutnya.
Sebelumnya, Polresta Pontianak berhasil mengamankan Uc, rekan Nanang. Uc ditetapkan sebagai tersangka karena diduga kuat ikut serta dalam aksi siswi SMA itu. Dalam kasus ini, Uc turut membantu memuluskan aksi terencana pembunuhan sadis tersebut. “Berdasarkan keterangan, kami menduga ada dua pelaku dalam kasus ini. Dan sementara kami sudah mengamankan satu orang pelaku bernama Uc. Uc diduga kuat ikut serta dalam pembunuhan atas Putri wulandari,” kata Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Hariyanta, kemarin.  

Sementara itu duka masih menyelimuti keluarga Putri Wulandari. Saat Pontianak Post dan sejumlah awak media menyambangi kediaman almarhumah Rabu (02/04) siang sekira pukul 14.00, Ayah putri, Kuswandi langsung menyambut kedatangan dari beranda rumahnya. Terlihat raut wajahnya masih pilu. Sembari melontarkan senyum simpul, Kuswandi menuntun masuk kedalam rumahnya. Duduk lesehan di ruang tamu, Kuswandi mulai menceritakan kejadian yang menimpa anak pertamanya tersebut. Terbata dengan ucapan lirih, Kuswandi mengenang anaknya. “Pagi itu tanpa firasat apapun dan dengan normal, Putri pergi kesekolahnya, itu pertemuan terakhir saya,” jelasnya.
Air mata Kuswandi mulai menitik ketika mengenang kekejaman Nanang yang menghabisi nyawa anaknya. Dirinya mengaku tidak mengenal sosok Nanang, tetapi pernah mendengar cerita dari istrinya kalau Putri sedang dekat dengan Nanang. “ Nanang tidak pernah dibawa kerumah. Sebenarnya saya ingin mengenal pria tersebut, sebab mereka berdua saling dekat kata istri saya,” terangnya. 

Di dalam ruang keluarga, terlihat ibunda Putri, Agustini. Agustini terlihat murung mendengar cerita suaminya kepada awak media. Perlahan air matanya mulai menitik, tak sepatah kata pun yang mampu diucapkan. Kemudian, Agustini mengeluarkan foto putri berukuran 5R. Diberikan kepada suaminya untuk memperlihatkan ke pihak media. Namun foto tersebut diberikan dengan keadaan terbalik, seraya menutup mata karena tak sanggup melihat wajah putrinya. 

Mendengar tersangka Nanang sudah tertangkap, Kuswandi menghela nafas lega, dirinya ucap syukur dan berharap pelaku pembunuh putri sulung segera diadili dengan hukuman setimpal. “Teman-teman akan mengerti jika memiliki anak wanita yang kemudian dihabisi nyawanya secara keji. Perasaan itu sakit, Semoga polisi menghukum pelaku dengan hukuman setimpal,” Kuswandi berharap.

Kembali mengenang Putri, Kuswandi menyebutkan semasa hidupnya merupakan anak penurut. Pergaulannya wajar saja seperti anak seumurannya. Jika berkumpul dengan teman sebaya, kerap dilakukan dirumah. “Saya mengawasi cukup ketat dan wajar, setiap pulang malam selalu saya tanyai. Putri itu penurut dan mau mendengar ucapan orang tua,” kenangnya.

Sementara itu hujatan terhadap pembunuh wulan, tak hanya dikalangan masyarakat umum, tapi di kalangan jejaring media internet dan selular. Pemilik akun facebook atas nama Ainur Rofi misalnya bertutur. ”“sombong kau skrg nang mentang" bru jd bintang kau ne. .kau udh ndg ingat sma aku lg nang,0wce nang,” kicaunya
“Jahnam gak orang satu ni !!!,” lanjut pemilik akun facebook atas nama Umay Balqis.
Pemilik akun lainnya Sherlie Alfarezy hanya mengucapkan nama “Putri wulandari”.
Sementara Efendi Rusadi berkicau ”muka pembnuh ,,perampok,,pemerkosaan bkin malu laki2 skrang tak ada cwe yg suka sama kw bgs mti kw 10000 orng yg doa kn kw mti,”Siroy Caem sendiri berkomentar “E@ntahc nakk jdi aphe yakk die thu mcam anjing jakkk. pemilik akun lainnya William Steven Zacky Baker berkata Mau tanya nama cewek nya sapa sih?  Oii nang kalu elu berani dengan perempuan doang?
Sama laki" jadi pengecut lu? Wew hebat amat lu banci tau gak. Kalau elu ketangkep mudah"an elu d bantay lebih sadis lagi. Dari yang kau bunuh. Elu pikir bunuh orang itu baik? Emg elu bunuh dia dapat apaan? Mudah"an aje ye roh nya bangkit. Malah suka gua liat elu d kejar" ama tuh cewek bego jadi orng.

Komentar lainnya datang dari pemilik akun Buly Spd “bgus kan mati waktu kecil u nang ea msk pasti msk surge.bgs d arak2 kn keliling kota ples lmpar aja org mcm ni.memalukan dasar ndk ad moral,” kicaunya. 

Pemilik akun facebook atas nama Lian Masbroo Kece lebih sopan dan halus menanggapi. ”Labil tidak berfikir sebelum melakukan,” kicaunya.Komentar lainnya di facebook disampaikan pemilik akun Mimi AyaNg Pipi Tmn" qt maki" si nanang percuma mlh buat dosa ... Mari bdoa aj yuk ... Toh dia sudah ada bokingan di neraka,” ucapnya.Dewi Yudha juga membuat komentar “Jadi orang jangan nak keras kepala kasihan orang tua nangis melihat anak ye kaya gitu di ajar dari kecil bagus bagus jadi kayak anak kurang ajar,” kicaunya.(arf/den)

Sumber:  http://www.pontianakpost.com/metropolis/14157-pembunuh-wulan-ditangkap.html

Title : Informasi Lengkap Penangkapan Nanang Selembe Sumber Pontianak Post
Description : PONTIANAK- Setelah dinyatakan buron oleh aparat kepolisian Resort Kota Pontianak, Nanang, pelaku utama kasus pembunuhan Putri Wulandari...

0 Response to "Informasi Lengkap Penangkapan Nanang Selembe Sumber Pontianak Post"

Post a Comment

Share ya Sobat..

DAFTAR ISI