Jasa Calon Legislatif Instan? Mau dibawa Kemana Indonesia


Pria ini bernama DR H Desembriar Rosyady SAg, SE, SH, MM, MBA , dengan sederet gelarnya itu ia tak mau disebut paranormal tetapi ia lebih senang dipanggil guru spititual politik. Ia mengaku dapat meloloskan calon anggota legislatif (caleg), calon wali kota, calon gubernur, hingga calon presiden dengan cara membayar uang dimuka dengan kisaran 100 juta – 1 Triliun.
Ia mengatakan Jika ada yang ingin menggunakan jasanya, kata Rosyady, orang itu harus terlebih dulu membayar tarif yang sudah ditetapkan. Untuk caleg DPRD tingkat II, tarif yang dipatok Rosyady yakni Rp 100 juta, untuk tarif caleg DPRD tingkat I Rp 200 juta, caleg DPR RI Rp 300 juta, lurah Rp 50 juta, wali kota Rp 2 miliar, gubernur Rp 3 miliar, dan presiden Rp 1 triliun. Angka yang cukup fantastis!
Ia juga mengatakan “Saya dikasih kelebihan sama Allah SWT sejak kecil. Semua yang terjadi di dunia kan sudah ditentukan, tinggal orang itu bisa lihat apa enggak? Untuk melihatnya, kan orang beda-beda




Menurut saya selaku penulis, sebenarnya sungguh sangat disayangkan pemikiran calon legislatif yang pergi kesana. Apakah mereka tidak punya otak atau bagaimana? Atau menganggap orang itu sebagai juru kunci politik Indonesia? Berarti orang itu yang mengatur jalannya perpolitikan yang ada di Indonesia, seolah- olah dia bias menyaingi Tuhan. Berpikir dengan logika saja lah, Seandainya uang yang bernilai kisaran 100 juta- 1 Triliun digunakan sebagai alat untuk berkampanye, bisa calon-calon legislative ini menjadi anggota legislative. Maunya cara Instant tapi tak berprestasi, yang ada makin hancur bangsa ini.
Artikel ini dibuat untuk menyindir calon-calon legislative yang terhormat
Title : Jasa Calon Legislatif Instan? Mau dibawa Kemana Indonesia
Description : Pria ini bernama DR H Desembriar Rosyady SAg, SE, SH, MM, MBA , dengan sederet gelarnya itu ia tak mau disebut paranormal tetapi ia leb...

0 Response to "Jasa Calon Legislatif Instan? Mau dibawa Kemana Indonesia"

Post a Comment

Share ya Sobat..

DAFTAR ISI